Tips Memperoleh Beasiswa Luar Negeri

Tips Memperoleh Beasiswa Luar Negeri, Calon Mahasiswa Harus Paham!

Tips Memperoleh Beasiswa Luar Negeri, Calon Mahasiswa Harus Paham!

Tips Memperoleh Beasiswa Luar Negeri, Calon Mahasiswa Harus Paham! – Menjalani studi pendidikan tinggi tak harus di dalam negeri saja, melainkan juga dapat dilakukan di luar negeri. Apalagi bagi calon mahasiswa yang ingin kuliah di luar negeri tentu butuh tips memperoleh beasiswa luar negeri. Bersama beasiswa, keuntungan yang diperoleh bisa lebih.

Dosen Hubungan Internasional Universitas Brawijaya (UB), Pantri Muthriana Erza Killian, Ph.D., memberikan tips agar bisa berhasil memperoleh beasiswa luar negeri. Ia sendiri bisa memperoleh beasiswa S2 dan S3 di luar negeri. Karena itu, ia memberikan tips dapat beasiswa luar negeri.

Tips Memperoleh Beasiswa Luar Negeri

1. Tentukan substansi studi

Adapun tips pertama dari dia ialah memastikan substansi studi. Ia menyarankan untuk memilih topik penelitian yang akan diambil dan menyusun daftar supervisor potensial terutama bagi yang melemar beasiswa untuk doktor. Selagi untuk magister, topik penelitian akan berguna saat pembuatan tesis. “Untuk topik penelitian yang akan diambil ada tiga hal yang harus diperhatikan ialah originality, feasibility dan Community,” ucapnya diumumkan dari laman UB.

Untuk originality, ia menyatakan topik penelitian yang diambil sebaiknya memiliki kontribusi empiris atau teoritis atau bahkan keduanya. Kemudian untuk bagian feasibility, Erza menilai penelitian yang akan dilakukan harus menaggapi apakah penelitian bisa dikerjakan dalam durasi yang telah ditentukan. Selagi untuk community, pada aspek ini bisa menanggapi komunitas peneliti siapa yang ingin diajak berbicara dan keahlian apa yang akan dibangun.

2. Pilih negara dan kampus tujuan

Erza menyebut ada empat hal yang harus diperhatikan antara lain:

– sistem pendidikan
– sistem pendukung
– jaringan alumni
– alasan pragmatis

Dengan sistem pendidikan, Erza berpendapat sebelum mendaftar beasiswa harus paham lebih dulu betapa lama durasi kuliahnya. “Seperti saya dulu saat magister ada penentuan di Australia atau Inggris. Tapi saya tentukan Australia karena durasinya lebih lama. Dulu saya berambisi studi lebih lama di luar negeri,” ujarnya seraya menjelaskan rangking kampus yang akan dituju juga penting.

Baca juga : Cara Bekerja di Kapal Pesiar, Cocok untuk Lulusan Vokasi

Sistem pendukung, Erza mengusulkan pendaftar beasiswa juga memperhatikan bagaimana gaya hidup di negara yang dituju dan juga dukungan kampus untuk mahasiswa internasional. Dengan jaringan alumni juga sangat penting. “Keterampilan alumninya seperti apa, kemudian prospek kerjasama ke depan termasuk jaringan keilmuannya,” imbuhnya. Sementara untuk keterangan pragmatis, Erza menjelaskan ada tiga hal yang juga harus diperhatikanm antara lain:
– nilai TOEFL/IELTS
– kemudian biaya hidup
– aksesibilitas di negara atau kampus tersebu

3. Pilih beasiswa yang tepat

Untuk tips dapat beasiswa luar negeri terakhir ialah dengan menentukan beasiswa yang tepat. Ia menjelaskan ada beberapa hal. Pertama fasilitas dari beasiswa yang diperoleh. “Pastikan beasiswanya full atau segmental. Apakah ada dana riset termasuk apakah dana bantuan untuk keluarga,” katanya. Kedua dalam menentukan beasiswa merupakan perhatikan syarat umum yang ditetapkan. Faktor ketiga merupakan hak dan kewajiban penerima beasiswa.

“Sejumlah beasiswa ada kewajiban tambahan misal diminta juga mengajar atau jika sudah lulus apakah harus langsung pulang ke Indonesia atau tidak,” ucap dia. Bersama yang terakhir, jaringan alumni dalam menentukan beasiswa juga penting. Karena menurut dia, jaringan alumni ini akan membantu selama studi termasuk ketika pasca studi jaringan alumni akan tetap berguna. Dengan begitu, dari tiga hal tersebut, Erza menganjurkan semuanya dilakukan bersamaan. Namun terkadang muncul pertanyaan, menentukan kampusnya dulu atau memilih beasiswanya dulu.